Nutrisi Hidroponik yang lebih di kenal dengan dengan Nutrisi AB Mix merupakan salah satu komponen utama dalam budidaya hidroponik. Disini kami mau share mengenai pembuatan Nutrisi AB Mix dengan menggunakan Software yang sudah cukup populer di antara para penghobi Hidroponik yaitu Hydrobuddy V1.80 yang bisa di download bebas Disini Langkah langkah meracik nutrisi AB Mix menggunakan software Hydrobuddy V1.80 Silahkan download Hydrobuddy V1.80 kemudian instal ya. Lalu buka Hydrobuddy-nya Ketika klik Tab “Main Page” maka akan muncul tampilan seperti ini
Sebelum memulai meracik nutrisi AB Mix, yang harus dilakukan pertama kali adalah kita harus memilih bahan baku mentahnya terlebih dahulu, setidaknya yang tersedia di pasaran. Contoh bahan baku AB Mix yang dapat digunakan untuk meracik Nutrisi AB Mix.
Contoh Bahan Baku berupa Pupuk Kalsium Nitrat
Dari bahan baku tersebut, terdapat komposisi bahan yang terdapat di dalam pupuk tersebut yang nantinya akan kita masukkan kedalam Hydrobuddy seperti dalam langkah-langkab berikut ini :
data di atas berdasarkan data komposisi bahan sesuai release produsen (baik web resmi maupun yang terdapat dalam kemasan)
Setelah database bahan kita sudah isi maka kita bisa “Add” atau “Delete” bahan sesuai kemauan kita. Asal unsur-unsur yang kita butuhkan lengkap. Bahasa sederhananya, kita mau pake 3 bahan, 4 bahan, sampai 16 bahan pun tinggal menambahkan atau menguranginya melalui fitur ini.
Langkah Selanjutnya kembali lagi ke Tab “Main Menu” karena kita akan mulai menggunakan interface tersebut. Perhatikan yang tandai kotak hijau pada gambar di bawah ini, pastikan yang tercentang adalah sebagai berikut :
Dari angka angka di atas kemudian di masukkan ke Target Conc (ppm) per unsur sesuai dengan kebutuhan masing-masing tanaman tanaman (Sayuran Daun, Sayuran Buah, Umbi maupun Bunga)
Amonium selalu lebih kecil karena akan membuat sel-sel raksasa sehingga tanaman akan tumbuh cepat dan ukurannya besar. Tetapi daun yang terbentuk berukuran lebar menyebabkan penguapan besar, sehingga daya serap air dan hara meningkat, hanya saja daun yang berukuran besar akan peka terhadap penguapan dan sayuran mudah layu. Pemberian Nitrat dalam jumlah yang lebih besar untuk menciptakan sel yang kompak, sehingga tanaman berdiri tegap, daya tahan tinggi terhadap serangan penyakit, banyak Nitrat juga akan menimbulkan citra rasa yang baik.
Selain itu, yang harus diperhatikan juga adalah Guidance masalah rasio antara unsur-unsur makro esensial yang utama, yaitu Nitrogen (N), Phosphat (P), dan Kalium (K). Perbandingan yang baik akan menghasilkan Nutrisi yang “Balance”. Nutrisi yang Balance sangat dibutuhkan untuk mempercepat dan memaksimalkan pertumbuhan tanaman tanpa tanaman tersebut mengalami efek samping seperti keracunan karena kelebihan, atau defisiensi nutrisi karena kekurangan.
Berikut ini Range Rasio tersebut :
Range tersebut bisa divariasikan sesuai kebutuhan tanaman, ubahlah selalu melalui pengamatan, lalu temukan komposisi yang tepat sesuai kondisi kebun. Ini akan berbeda-beda untuk setiap tempat mengikuti kondisi seperti lama penyinaran matahari, kondisi air baku, dll. Kami berikan contoh aplikasi untuk 2 tanaman yang berbeda :
setelah kita tahu Basic Guidance tersebut akan diberikan Contoh komposisi untuk Nutrisi Sayuran 1.000 liter. Masukan nilai PPM yang kita kehendaki kemudian klik “Carry Out Calculation”. Contoh hasilnya :
Perhatikan kolom “Result (ppm)” yang dilingkari merah. Silahkan bandingkan dengan Guidance di awal, mulai dari Range batasan per unsur dan komposisi Amonium dibanding Nitrat. Total N adalah 250 ppm dengan perbandingan 1 Amonium berbanding 6 Nitrat. Kemudian untuk mengetahui berapa gram masing-masing bahan harus kita timbang, silahkan klik Tab “Result” dan hasilnya adalah sebagai berikut :tpat.
Bisa dilihat yang dilingkari adalah timbangan masing-masing bahan dalam gram. Pada kolom di bawahnya “Gross Error” harus selalu menunjukkan angka 0. Jika masih menunjukkan angka selain 0 maka berarti masih ada yang salah dalam perhitungan, silahkan utak-atik lagi angkanya. Karena Gross Eror salah satunya menunjukkan konflik antar Unsur, makin tinggi angkanya makin signifikan konfliknya. Selain itu, berapa EC yang dihasilkan dari racikan kita tadi sudah bisa dilihat pada kotak “Predicted EC Value”. Kita bisa lihat Rasio NPK dari Nutrisi yang kita buat dengan klik pada “Nutrient Ratio Analysis”. Hasilnya sebagai berikut :
Kabar bagus dari Hydrobuddy Ver 1.8 adalah sudah ada beberapa formula untuk membuat Nutrisi AB Mix yang tentunya sudah di uji oleh si pembuat formula tersebut, sehingga kita dapat mencoba menggunakan formula tersebut untuk meracik Nutrisi AB Mix, namun sebaiknya di lakukan penyesuaian karena bahan baku yang terdapat di pasaran Indonesia kebanyakan berupa Pupuk Majemuk yang komposisinya berupa beberapa unsur hara.

Terimakasih artikelnya, sangat mencerahkan. Kapan kapan mau belajar di agropedia.